Iran Hentikan Hegemoni Amerika Di Dunia Untuk Semesta Berkeadilan.

Oleh : Samianto Presiden Forum Kebangsaan

Jakarta//Infodesakitamy.id – Pertarungan sengit Iran vs Amerika / Israel telah memasuki arah baru pergolakan kekuatan militer dunia yang selama ini di dominasi barat Amerika yang mendapat perlawan sengit Iran. Selama ini, Amerika dengan bebas tanpa rintangan dan hambatan mendikte semua negara di dunia terkhusus di timur tengah dan Asia. Sudah berabad- abad dominasi Amerika mengatur dunia dengan hanya mengambil keuntungan sendiri. tahun ini keperkasaan itu akan sirna, lenyap dan runtuh dengan hadirnya Iran sebagai penyeimbang kekuatan dunia baru, menghentikan dominasi Amerika Israel yang telah membuat dunia bergejolak terbelah antara blok barat dan timur.

PBB sebagai lembaga resmi dunia sering dipermainkan oleh Amerika Israel. Sudah waktunya reformasi total PBB harus dilakukan agar lembaga dunia ini independen dalam memutuskan kebijakan untuk hadirnya kehidupan dunia baru yang lebih adil beradab. Kelicikan Amerika Israel harus dihentikan, tidak boleh lagi mempermainkan lembaga dunia PBB untuk kepentingan politik negaranya. PBB harus berdiri di atas dan untuk semua golongan.

Sehingga, ke depan tidak boleh lagi negara manapun menginvasi negara lain tanpa alasan yang dibenarkan PBB. Kehidupan berbangsa bernegara harus ditata ulang. Lembaga PBB harus jadi penengah yang adil dalam mengahdirkan kedamaian, ditengah kehidupan berbangsa bernegara. Bahwa, sesama bangsa baik negara besar maupun kecil sama kedudukannya di mata hukum.

Amerika dengan memainkan isu HAM, demokrasi selama ini bebas mendekati negara lain. Padahal Amerika sendiri jauh dari demokrasi dan HAM yang selama ini mereka gaungkan. Maling teriak maling istilah yang dikenal di Indonesia, propaganda tebar isu perpecahan adalah cara Amerika menyerang semua lawannya. Amerika sering kali berperang dengan mengajak negara lain terlibat. Mengajak memusuhi memerangi negara lain bagian dari cara komplotan penjahat yang suka buat onar dimuka bumi.

Kebiasaan Amerika sejatinya harus ditentang semua negara, agar tidak banyak jatuh korban warga sipil yang tidak berdosa. Hari ini, propaganda yang dimainkan di Media sosial, Iran menyerah kalah. Kenyataannya, Iran siap berperang sampai kapanpun untuk mempertahankan wilayahnya dari penjajahan. Dia Amerika memulai perang memaksa meminta lawan menyerah menghentikan perang sementara dirinya masih tebar bom dan ancaman untuk negara lain. Amerika telah merusak tatanan kehidupan di belahan dunia dengan culas, licik dan keji.

Amerika dulu berhasil menghancurkan, negara Libia, Iraq. Dua negara ini yang kerap tidak mau patuh terhadap keinginan Amerika di kawasan Timur tengah berhasil dia tumbangkan dan nyaris semua negara teluk di semenanjung Arab berhasil dikendalikan oleh Amerika kecuali negara Iran yang tetap bertahan dan melawan sampai sekarang. Pimpinan Amerika dan Israel sekalipun di demo oleh rakyatnya sendiri yang tidak ingin perang namun Netanyahu dan Trump masih berkeliaran. Perang akan bisa berhenti manakala rakyat Amerika dan Israel melucuti kedua pemimpin mereka sendiri.

Akibat kesombongan Amerika yang terus memaksa dirinya menguasai dunia, merasa gengsi mengakui kekalahannya dalam perang kali ini melawan Iran. Pada sisi lain, semua negara bagian di Amerika, turun ke jalan berdemonstrasi menyuarakan pemberhentian Trump jadi presiden Amerika. Hal yang sama dilakukan rakyat Israel menyuarakan pemberhentian Netanyahu. Hanya dengan memberhentikan Netanyahu dan Trump oleh rakyatnya sendiri perang akan berakhir dengan damai. Rakyat Amerika dan Israel yang harus menyuarakan, bertindak dan memaksa mereka berdua berhenti tanpa syarat.

Terhadap kondisi dan keadaan demokrasi dunia yang dikendalikan Amerika. Indonesia harus kembali ke UUD 45 dengan menerapkan sistem demokrasi Pancasila dalam memilih pemimpin bangsa daerah dan desa dengan cukup perwakilan dari tim 9 semisal model BPUPKI tempo dulu dan ini sejalan dengan sila ke-4 Pancasila. Pemilihan lansung hanya akan merusak tatanan nilai dan kehidupan berbangsa bernegara. Demokrasi ala Amerika one man one put bertentangan dengan budaya Nusantara Pancasila.

Sejarah telah mencatat, terhadap kondisi global yang sedang bergejolak, dimana Indonesia sebagai negara penggagas non blok. Haruslah mengambil peran untuk mengembalikan pesan dasa sila Bandung berdiri diatas dan untuk semua golongan. Memposisikan diri ditengah moderat menyatukan dunia untuk hidup berdampingan antar semua negara untuk saling hormat menghormati satu sama lain tanpa saling merendahkan. Dialog bermartabat saling menguntungkan, mengedepankan kedamaian kemanusiaan dan keadilan. Ini saatnya Indonesia tampil sebagaimana para pendahulunya mencontohkan. ( red )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *