Jakarta//Infodesakita — Sekolah tinggi ilmu ekonomi Ganesha yang sedang bertransformasi menuju Universitas Graha Ganesha ( UGG) kembali hadir menggelar wisuda yang ke XVI di hotel Ra suite Jln.Simatupang Jakarta Selatan Ahad, 28 November 2025. Acara Dibuka tepat pukul 08.00 wib sampai selesai oleh ketua Senat Syarif Hidayatullah Purek III.
Sebagai kampus sehat yang taat azaz terus berkomitmen menjaga dan berbenah menghadirkan pelayanan prima menyongsong perubahan bentuk menuju Universitas. Di usia yang sudah 33 tahun mengabdi mencerdaskan anak bangsa, kembali menggelar sidang senat terbuka inagurasi Wisudawan wisudawati S1 manajemen S1 akuntansi dan magister manajemen yang ke- XVI periode 2025 – 2026 sejumlah 190 orang.
Bertajuk 33 tahun berkarya menuju transformasi universitas Graha Ganesha sekaligus merayakan ulang tahun yayasan Graha Ganesha dengan tema ” Transformasi institusi langkah strategis mewujudkan SDM unggul berdampak “. Dalam sambutan yang sangat inspiratif ketua STIE Ganesha menyampaikan apresiasi atas capaian lembaga kampus yang siap berubah bentuk menuju universitas dan selamat kepada peserta wisudawan wisudawati yang telah berproses sampai ke titik akhir inagurasi.
” Selamat sukses atas capaian para wisudawan wisudawati teruslah bergerak Jadilah wisudawan yang mampu mencipta dan jagalah nama baik almamater”. Jelasnya.
Sementara LLDIKTI III dalam sambutanya, ” Dunia terus berubah dengan cepat kampus harus berani melakukan refleksi bergerak maju, terus melakukan transformasi, mengembangkan kurikulum. Bukan hanya mencetak lulusan tapi proses perubahan tuntunan zaman, dinamika tuntunan global, institusi yang lambat menyesuaikan diri tidak berbenah akan ketinggalan. Kampus harus aman dari isu kekerasan seksual dan intoleransi pastikan kampus menjadi lingkungan aman. Untuk lulusan wisudawan/ti lakukan pekerjaan berdampak yang berarti kehadiran saudara di tempat kerja harus bertumbuh, jadilah profesional yang bisa dipercaya. Kepercayaan trust adalah aset yg paling mahal, jaga kejujuran, bangun kolaborasi jejaring dengan sesama alumni. Suskes besar sering kali lahir dari jaringan kolaborasi”. Demikian paparan beliau.
Sedangkan Lukman ketua LLDIKTI IV yang menyampaikan orasi ilmiah memberikan gambaran dunia real di lapangan kerja, betapa pentingnya bagi semua manusia melalui proses baik dalam bekerja dan yang lainnya untuk dapat membangun diri dan masa depan.
” Hari ini ada sekitar 1,7 juta yang melakukan wisuda. Tentu, diluar sana kita akan bersaing dengan mereka dalam dunia kerja. Itulah pentingnya melakukan mencipta, jangan menjadi beban negara, jadilah entrepreneur. Ciptakan lapangan pekerjaan,
Orang sukses selalu punya kelebihan satu cara, sementara orang gagal slalu punya alasan. Orang sukses fokus mencari peluang terapi mental orang miskin selalu mencari alasan. Sabar dalam proses mulai berjejaring, tidak dapat pekerjaan bikin pekerjaan, ciptakan kesuksesan pasti bisa selama mau berusaha.
Dalam menghadapi menuju universitas tantangan pertama lanjut beliau, ada 4.500 perguruan tinggi. Tentu mereka akan berlomba mencari mahsiswa dan mahasiswi. Kedua, Menambah prodi baru bagaimana mengisi mahsiswa / i. Promosi lewat alumni penting dilakukan. Ketiga, Menghadapi tantangan abad 21,
Tangan global, urbanisasi, transformasi digital. Harus melakukan digital eco sistem yg komprehensif, langkah strategis kembangkan AI, big data. Indonesia harus menjadi SDM unggul menguasai IPTEK. Untuk turut serta membangun ekosistem swasembada pangan. Kampus harus menjadi simbol kekuatan ekosistem pertumbuhan. Untuk urusan pemerintah kita wajib samikna wathokna kepada negara pemimpin bangsa.
Demikian juga yang disampaikan ketua alumni Ganesha periode tahun ini penegasan komitmen alumni membangun sekitar. ” Alumni tidak pernah jalan sendiri mari bersama kolaborasi bersama di rumah alumni kita bangun, jadilah alumni yg berdampak dan tangguh dapat memberikan solusi untuk kemaslahatan sekitar ” ujar ketua alumni lulusan tahun 2012 yang sekarang Kep.Dinas Pangan Tangsel.
Suasana wisuda tahun ini sangat berbeda karena menggabungkan nilai budaya lokal Nusantara dengan dibuka diiringi oleh Tanjidor musik Betawi dan palang pintunya. Membuat suasana sangat meriah dan menghibur. ( red )









