{"id":6232,"date":"2024-11-08T18:53:36","date_gmt":"2024-11-08T11:53:36","guid":{"rendered":"https:\/\/infodesakita.online\/?p=6232"},"modified":"2024-11-08T18:55:23","modified_gmt":"2024-11-08T11:55:23","slug":"polisi-tangkap-dpo-kasus-pelecehan-seksual-di-panti-asuhan-pinang-kota-tangerang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/polisi-tangkap-dpo-kasus-pelecehan-seksual-di-panti-asuhan-pinang-kota-tangerang\/","title":{"rendered":"Polisi Tangkap DPO Kasus Pelecehan Seksual di Panti Asuhan, Pinang Kota Tangerang"},"content":{"rendered":"\n<p>TANGERANG\/\/INFODESAKITA.OINE &#8211;Tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) alias Buron kasus pelecehan atau kekerasan seksual di Panti Asuhan Darussalam An&#8217;nur, kawasan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten berhasil ditangkap Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya. Kamis, 7 November 2024 pagi sekira pukul 10.00 WIB.<\/p>\n\n\n\n<p>Tersangka atas nama Yandi Supriyadi (28) itu berhasil diamankan dari tempat persembunyiannya di wilayah Empat Lawang, Sumatera Selatan setelah masuk dalam DPO alias Buronan Polisi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tersangka kasus pelecehan seksual terhadap korban anak yang terjadi di panti asuhan Darussalam An&#8217;nur, yang telah kita tetapkan sebagai tersangka, namun kabur dan kita terbitkan DPO atas nama Yandi Supriadi&nbsp;berhasil ditangkap,&#8221; ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, didampingi Kasat Reskrim, Kompol David Yanuar Kanitero Jumat, 08.11.2024 dalam keterangan persnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"170\" src=\"https:\/\/infodesakita.online\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241108-WA0101-300x170.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-6235\" srcset=\"https:\/\/infodesakita.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241108-WA0101-300x170.jpg 300w, https:\/\/infodesakita.my.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241108-WA0101-200x112.jpg 200w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Kata Zain, Pelaku ditangkap di kawasan&nbsp; Empat Lawang, Palembang, Sumatera Selatan, saat berada di pasar untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari selama dalam persembunyiannya di perkebunan. Penangkapan di back up oleh Tim Opsnal Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saat ini tersangka Yandi Supriadi bersama anggota sedang dalam perjalanan ke Mako Polres Metro Tangerang Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,&#8221; ujar Zain.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut dia sebelumnya, petugas telah mendeteksi keberadaan tersangka yang diketahui sering berpindah-pindah tempat menghindari kejaran polisi. Hingga ia (tersangka) berhasil diketahui keberadaannya di tengah perkebunan kawasan Empat Lawang. Di sana, ia bekerja di sebuah perkebunan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Keberadaan tersangka ini benar berpindah-pindah tempat, sebelumnya kita deteksi berada di Padang, sempat ke Palembang dan terakhir berhasil dideteksi keberadaannya di Empat Lawang dan bekerja di kawasan perkebunan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai informasi dan diketahui, Yandi Supriadi (28) adalah satu dari tiga tersangka kasus kekerasan seksual yang korbannya merupakan anak (bocah) laki-laki.<\/p>\n\n\n\n<p>Dua tersangka yang telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka itu adalah Sudirman (49) selaku Ketua Yayasan Panti Asuhan Darussalam An&#8217;nur, Yusuf Bahtiar (30) sebagai pengasuh di panti asuhan tersebut. Dan Yandi Supriadi (DPO tertangkap) juga merupakan pengasuh di panti asuhan itu.<\/p>\n\n\n\n<p>(Red\/Apang)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANGERANG\/\/INFODESAKITA.OINE &#8211;Tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) alias Buron kasus pelecehan atau kekerasan seksual di Panti&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-6232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6232"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6232\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6236,"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6232\/revisions\/6236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6232"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/infodesakita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=6232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}